Mengapa
kita membeli HP yang jauh lebih mahal dari keperluan kita?
Mengapa harus
membeli mobil yang mahal sekali yang jauh daripada kebutuhan kita?
Mengapa
kita sering tak mau mengalah dan terlibat dalam perdebatan dengan orang lain?
Mengapa
banyak orang berkelahi bahkan membunuh hanya karena tersinggung masalah kecil?
Mengapa
orang banyak “ngutang” demi gaya hidup yang maksimal, dengan pendapatan
minimal?
Semua
jawabannya demi GENGSI. Kita gengsi kalo kita tak punya baju bagus, mobil mewah,
HP terbaru, atau Gedget Mutakhir. Bahkan kita gengsi untuk meminta maaf
meskipun kita tau kita salah ato karena usia kita lebih tua. Manusia ingin
dihargai, sayangnya kita sering kebablasan, kita haus akan kebanggaan diri yang
tak ada habis-habisnya. Diri kita ingin selalu menang dari orang lain, ingin
selalu dihormati, ingin dilayani. Kita mati-matian melindungi diri kita agar
tidak disinggung orang, agar tidak direndahkan atau dihina.
Orang
yang memilih GENGSI sebenarnya tak punya apa-apa yang patut dibanggakan. Maksudnya, tidak punya perbuatan yang besar bagi orang-orang disekitarnya. Karena itu, untuk
memperoleh rasa hormat secara mudah dan
instan kita melakukan kegiatan “besar” itu. (mudah mudahan pembaca mudeng)Beberapa tips untuk menghilangkan Gengsi :
~ Nikmati saja apa yang kita miliki, dan
bukan apa yang tidak kita miliki.
~ Lakukan sesuatu dengan hati yang
memang tahu mengapa kita patut melakukannya, tak ada lagi yang namanya
ikut-ikutan trend. Yang pasti hanya sesaat dan menyesatkan.
~ Jadi pandai. Berikan kesempatan diri
kita dihargai karena hasil pikiran dan perbuatan kita
~ Menjadi rendah hati dan hidup sederhana
~ Jadilah diri sendiri, kita semua satu
persatu adalah unik, tak ada yang serupa dengan kita
~ Banyak berbuat dan mengucap syukur
selalu
Penyakit hati ini memang tidak mudah
untuk ditindas. GENGSI akan terus ada selama kita tidak menyadarkan diri kita
sendiri dengan kenyataan yang ada, atau juga karena kurang mengucap syukur.
Lebih baik bangga bisa banyak membantu tanpa di ketahui, daripada berbuat sedikit tapi dibesar-besarkan
Lebih baik bangga bisa banyak membantu tanpa di ketahui, daripada berbuat sedikit tapi dibesar-besarkan
Tidak ada komentar:
Posting Komentar