Kamis, 17 Oktober 2013

Satu + Satu = Satu

Ketika masih sekolah, kita tentunya diajarkan berhitung, mulai dari penjumlahan, pengurangan, perkalian, pembagian ketika masih sekolah dasar, bisa kita anggap mudah. namun setelah sekolah lanjutan, mulai terasa bagaimana rasanya berhitung. Lalu sekolah tinggi, tak usah ditanya lagi, akan sungguh sungguh terasa rasanya bermain dengan angka.

Jika diteruskan, ketika dewasa kita mungkin tidak merasa semakin sulit, karena terkadang malah perhitungan tidak ada dalam kehidupan sehari hari kita, tidak sebanyak sewaktu sekolah dulu. Apakah benar? JIka kita kaji lagi, sewaktu sekolah dasar kita mengenal 2 + 4 = 6, di sekolah lanjut kita mengenal log 100 = 2. di sekolah tinggi  ∫ (x-1) dx = 1/2x2 - x + c. tapi di dalam kehidupan dewasa kita mengenal 1 + 1 = 1. Bagaimana bisa? tentu saja bisa.

Kamis, 11 April 2013

Tetap Bergerak

Untuk masakan Jepang, kita tahu bahwa ikan salmon akan lebih enak dinikmati jika ikan tersebut masih dalam keadaan hidup saat hendak diolah untuk disajikan, jauh lebih nikmat dibandingkan dengan ikan salmon yang sudah diawetkan dengan es.

Itu sebabnya para nelayan selalu memasukan salmon tangkapannya ke suatu kolam buatan agar dalam perjalanan menuju daratan salmon-salmon tersebut tetap hidup. Mesti demikian pada kenyataannya banyak salmon yang mati di kolam buatan tersebut.

Kamis, 31 Januari 2013

Bahagia

Begitu memasuki mobil mewahnya, seorang direktur bertanya pada sopir pribadinya, "Bagaimana kira-kira cuaca hari ini?" Si sopir menjawab, "Cuaca hari ini adalah cuaca yang saya sukai." Merasa penasaran dengan jawaban tersebut, direktur ini bertanya lagi, "Bagaimana kamu bisa begitu yakin?" Supirnya menjawab, "Begini pak, saya sudah belajar bahwa saya tak selalu mendapatkan apa yang saya sukai, karena itu, saya selalu menyukai apapun yang saya dapatkan." 

Jawaban singkat tadi merupakan wujud perasaan syukur. Syukur merupakan kualitas hati yang terpenting. Dengan bersyukur kita akan senantiasa diliputi rasa damai, tentram, dan bahagia. Sebaliknya, perasaan tak bersyukur akan senantiasa membebani kita. Kita akan selalu kurang dan tak bahagia.

Senin, 03 September 2012

4 Tipe kepribadian


Setiap orang memiliki kepribadian yang berbeda-beda, oleh karena itu kita setidaknya harus mengetahui kelebihan dan kelemaha lawan bicara kita agar tidak ada ketersinggungan dan menjalin hubungan yang indah.

Walaupun secara kenyataan gaya kepribadian ini tidak 100% dipunyai mutlak oleh seseorang, namun biasanya kombinasi  dari minimal dua  gaya kepribadian yaitu satu gaya yang menonjol dan yang satu lagi kurang menonjol. Kombinasi perbedaan gaya kepribadian dan prosentase membuat setiap manusia ciptaan Tuhan  menjadi unik.

Sabtu, 01 September 2012

Kertas Putih

Keinginan, atau ada juga yang menggunakan istilah hasrat. apa sih keinginan itu?? Yap, keinginan adalah segala hal yang benar benar kita harapkan, dan kita akan merasa senang ketika kita mendapatkannya. keinginan setiap orang itu berbeda, sesuai dengan seleranya masing-masing. Tapi bukan itu yang akan kita bahas dalam posting ini.

Banyak dari kita menginginkan ini itu dan segala macam. memang keinginan itu boleh boleh aja selama itu bisa menjadi motivasi diri dalam menjalani hidup, tapi apa yang kita rasakan jika kita tidak menerimanya?? Pertanyaan itu saya lontarkan kepada teman saya sendiri. banyak dari mereka yang berkata "pasti kecewa lah" ada juga yang bilang "pake jalan pintas", saya rasa itu jawaban yang wajar wajar aja. semua orang pasti akan kecewa dan mencari jalan lain untuk mendapatkan keinginannya tersebut, namun ada satu teman saya  dengan santainya berkata "masa bodoh!". Apakah itu jawaban putus asa? saya rasa bukan, itu adalah ucapan syukur. Lho kok bisa? bisa aja...

Selasa, 24 Juli 2012

Hingga akhir


Hachiko adalah seekor anjing jantan jenisAkita Inu. Namanya sewaktu kecil adalah hachi. Pemiliknya adalah keluarga Giichi Saito dari Kota Odate, Prefektur Akita. Lewat seorang perantara, hachi dipungut oleh keluarga Uenoyang ingin memelihara anjing jenis akita inu.

Hachi menjadi anjing peliharaan Profesor Hidesaburo Ueno yang mengajar ilmu pertanian di Universitas Kekaisaran Tokyo. Waktu itu, usia Profesor Ueno menginjak 53 tahun, sedangkan istrinya, Yae berusia 39 tahun. Profesor Ueno sendiri adalah pecinta anjing. Sebelum memelihara hachi, Profesor Ueno pernah beberapa kali memelihara anjing akita inu, namun semuanya tidak berumur panjang.

Kebiasaan hachi adalah selalu mengantar kepergian majikannya di pintu rumah atau dari depan pintu gerbang, ketika Profesor Ueno berangkat bekerja. Bahkan, hachi kadang  mengantar majikannya hingga ke Stasiun Shibuya. Malamnya, hachi kembali datang ke stasiun untuk menjemput Profesor Ueno.

Siapa yang salah?

Begitu malunya ketika kita memandang orang yang lebih sukses dari kita, begitu mindernya ketika kita melihat seseorang lebih tinggi jabatannya dari kita, itulah yang sering kita hadapi tiap harinya.

Memang sifat itu telah dimiliki setiap manusia, namun sadarkah kita?? dengan kita yang bersikap demikian terhadap orang yang kita anggap lebih, sama artinya dengan kita menempatkan kita di deretan bawah dalam tingkat tingkat sosial yang kita buat sendiri.

Jika kita ingin seperti dia yang lebih berhasil dari kita, janganlah menyalahkan apapun selain diri kita sendiri, mungkin kita berfikir "orang itu sukses karena orang tuanya sukses" atau "anak itu rajin karena dia rajin" Biarlah pemikiran seperti itu kita ubah menjadi "orang itu sukses karena saya tidak berusaha" dan "anak itu pintar karena saya tidak lebih pintar darinya".